LOKASI TRAINING : THE ICON RESIDENCE JALAN PERTAMINA B BLOK B-13 KRANGGAN CIBUBUR

Tampilkan postingan dengan label Gambar Potongan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gambar Potongan. Tampilkan semua postingan

Gambar Potongan (Section View): Menampilkan Bagian Dalam Komponen dengan Jelas

 

Gambar Potongan Section View

Pendahuluan

Dalam gambar teknik, tidak semua detail suatu komponen dapat terlihat dari tampak depan, tampak atas, atau tampak samping. Banyak komponen mesin memiliki lubang, rongga, alur, maupun bagian dalam yang tersembunyi. Jika hanya menggunakan garis tersembunyi (hidden line), gambar akan menjadi rumit dan sulit dipahami.

Untuk mengatasi hal tersebut digunakan gambar potongan (section view). Teknik ini memungkinkan bagian dalam suatu benda ditampilkan secara jelas sehingga proses pembuatan, perakitan, maupun inspeksi menjadi lebih mudah. Gambar potongan merupakan salah satu metode standar dalam gambar teknik ISO.


Apa Itu Gambar Potongan?

Gambar potongan adalah gambar yang dibuat seolah-olah suatu benda dipotong oleh bidang potong sehingga bagian dalamnya dapat terlihat dengan jelas.

Bagian yang terpotong kemudian diberi arsiran sesuai aturan gambar teknik.

Metode ini bertujuan mengurangi penggunaan garis tersembunyi sehingga gambar menjadi lebih sederhana dan mudah dibaca.


Mengapa Gambar Potongan Diperlukan?

Tanpa gambar potongan, detail bagian dalam benda sering kali sulit dipahami.

Misalnya:

  • Lubang bertingkat
  • Rongga dalam komponen
  • Alur pasak
  • Saluran fluida
  • Dudukan bearing

Dengan gambar potongan, semua detail tersebut dapat ditampilkan secara jelas.


Fungsi Gambar Potongan

Gambar potongan memiliki beberapa fungsi penting, yaitu:

  • Menampilkan bagian dalam komponen.
  • Mengurangi penggunaan garis tersembunyi.
  • Mempermudah proses produksi.
  • Memudahkan proses inspeksi.
  • Menjelaskan bentuk internal yang kompleks.

Karena itu, gambar potongan banyak digunakan dalam industri manufaktur.


Bagian-Bagian Gambar Potongan

Sebuah gambar potongan umumnya terdiri dari:

Garis Bidang Potong

Menunjukkan lokasi benda dipotong.

Biasanya diberi tanda panah yang menunjukkan arah pandang.


Arsiran

Bagian yang terkena bidang potong diberi garis arsiran tipis dengan sudut sekitar 45°.

Arsiran menunjukkan material yang terpotong.


Tampak Potongan

Merupakan hasil akhir setelah bagian depan benda dianggap dihilangkan sehingga bagian dalam terlihat jelas.


Jenis-Jenis Gambar Potongan

1. Potongan Penuh (Full Section)

Seluruh benda dipotong oleh satu bidang potong.

Jenis ini paling sering digunakan untuk komponen yang simetris.


2. Potongan Setengah (Half Section)

Hanya separuh benda yang dipotong.

Separuh lainnya tetap ditampilkan sebagai tampak luar.

Potongan ini banyak digunakan untuk benda berbentuk silinder.


3. Potongan Sebagian (Broken-Out Section)

Hanya sebagian kecil area yang dipotong untuk memperlihatkan detail tertentu.

Digunakan apabila tidak perlu memotong seluruh benda.


4. Potongan Bertingkat (Offset Section)

Bidang potong dibelokkan untuk melewati beberapa detail penting yang tidak berada pada satu garis lurus.

Metode ini sering digunakan pada komponen mesin yang kompleks.


Aturan Arsiran

Dalam standar ISO, arsiran memiliki beberapa ketentuan:

  • Digambar menggunakan garis tipis.
  • Sudut arsiran umumnya 45°.
  • Jarak antar garis dibuat seragam.
  • Komponen yang berbeda dapat menggunakan arah arsiran yang berbeda agar mudah dibedakan.

Arsiran tidak boleh terlalu rapat maupun terlalu renggang.


Komponen yang Umumnya Tidak Diarsir

Beberapa komponen standar biasanya tidak dipotong secara memanjang, seperti:

  • Baut
  • Mur
  • Ring
  • Pin
  • Paku keling
  • Poros

Hal ini bertujuan agar gambar tetap mudah dipahami dan sesuai dengan standar teknik.


Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula

Beberapa kesalahan yang sering terjadi antara lain:

  • Arsiran terlalu rapat.
  • Sudut arsiran tidak konsisten.
  • Semua komponen diarsir tanpa mengikuti aturan.
  • Garis potong tidak diberi arah pandang.
  • Masih menggunakan terlalu banyak garis tersembunyi pada gambar potongan.

Kesalahan tersebut dapat menyebabkan gambar sulit dibaca.


Gambar Potongan pada Software CAD

Software CAD modern mampu membuat gambar potongan secara otomatis.

Beberapa software yang mendukung fitur ini antara lain:

  • AutoCAD
  • Autodesk Inventor
  • SolidWorks
  • Fusion 360
  • Siemens NX

Dengan fitur Section View, tampilan potongan dapat dibuat lebih cepat dan akurat sesuai model 3D.


Manfaat Menguasai Gambar Potongan

Kemampuan membuat dan membaca gambar potongan sangat dibutuhkan oleh:

  • Drafter
  • Mechanical Designer
  • Operator CNC
  • Tool Designer
  • Quality Control
  • Manufacturing Engineer
  • Product Designer

Kompetensi ini sangat penting dalam proses desain hingga produksi komponen mesin.


Belajar Gambar Teknik Bersama ARTEC Engineering School

Di ARTEC Engineering School, peserta akan mempelajari:

  • Dasar gambar teknik.
  • Proyeksi ortogonal.
  • Gambar potongan (Section View).
  • Dimensioning.
  • Toleransi dan suaian.
  • AutoCAD 2D.
  • Autodesk Inventor 3D.

Pembelajaran dilakukan melalui praktik langsung menggunakan studi kasus industri sehingga peserta siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.


Kesimpulan

Gambar potongan merupakan teknik penting dalam gambar teknik untuk menampilkan bagian dalam suatu komponen secara jelas dan mudah dipahami. Dengan memahami jenis-jenis potongan, aturan arsiran, dan penerapannya sesuai standar ISO, seorang drafter dapat menghasilkan gambar kerja yang lebih informatif, akurat, dan profesional.


ARTEC Engineering School

"Belajar Skill Industri, Siap Kerja dan Siap Berkarya."


📞 Daftar Kursus Gambar Teknik

Hubungi langsung:
Muhammad Din, S.T.
📱 0877-7677-9314 (WhatsApp)

👉 Klik untuk daftar cepat:
https://wa.me/6287776779314

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates